Ray Davies berdendang sambil menatap senja..

Akhir-akhir ini ada yang mengusik saya. Saya terusik mendengar kabar salah satu teman saya yang telah menjalin hubungan dengan kekasihnya selama bertahun-tahun, ternyata menyatakan cintanya pada wanita lain juga.

Kata CINTA. Semudah itukah diumbar? Yang saya tau saat seseorang berkata cinta pada orang lain, maka tak ada yang lebih dicintainya daripada orang itu. Dia akan siap menerima orang lain tersebut apa adanya, bersabar terhadap segala tingkah lakunya, memahami apa yang dirasakannya, bahkan salah satu teman saya pernah beradu fisik karena kata itu. Saat kata CINTA itu diucapkan, komitmen muncul. Aku cinta kamu, kamu cinta aku. Tak ada yang lain.

Saya cukup heran melihat orang yang dengan mudah berkata CINTA pada lebih dari satu orang. Tidak adakah yang spesial dari kata itu? Sesuatu yang membuat orang lain menjadi merasa spesial? Sesuatu yang membuat orang lain menjadi the only one? Atau memang kata itu hanya kedok untuk memenuhi nafsu memiliki dari seorang manusia? Entahlah. Mungkin anda lebih tahu daripada saya.

Kembali ke teman saya itu, saat saya tanya alasannya, dia hanya menjawab: ”yah, gw emang cinta dua-duanya”. Saya hanya tertegun mendengarnya.


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help